Sunday, May 5, 2013

Sekolah Media CT 2013, Jadikan Ilmu Selezat Es Krim


                Sekolah Media Cendekia Teknika 2013 dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 April 2013 dan Minggu,  5 April 2013. Sekolah Media dibagi menjadi empat sesi yang berkaitan dengan skill-skill dasar kemediaan.  Keempat sesi tersebut adalah sesi sekolah redaksi dan sekolah desain pada hari pertama dan sekolah kepenulisan dan sekolah multimedia pada hari kedua.

            Sekolah Redaksi

Sekolah Redaksi CT ; Maruti Asmaul Husna
Materi tentang ilmu redaksi diisi oleh Maruti Asmaul Husna, mahasiswa teknik Arsitektur UGM, yang sudah malang melintang di dunia redaksi dan saat ini menjadi bagian dari Redaksi majalah BIMO serta Forum Lingkar Pena wilayah Yogyakarta. Materi dibuka dengan trailer dari film dokumenter “Di Balik Frekuensi (Behind The Frequency)” yang bercerita tentang fakta-fakta dunia jurnalisme di Indonesia.

Selanjutnya Mbak Uti menjelaskan tentang bagaimana proses pembuatan karya-karya media dalam hal ini berbentuk tulisan seperti majalah dan buletin dari awal dari mulai penentuan visi dan misi hingga tahap produksi. Hal yang pertama yang harus dilakukan dalam membuat sebuah majalah/buletin adalah menentukan visi dan misi pembuatan majalah tersebut. Hal ini juga menyangkut apa yang akan dibahas serta segmentasi target pembaca. Hal ini dirangkum dalam sebuah proses rapat redaksi. Kemudian hasil tulisan tersebut berpindah ke tangan layouter/desainer lalu menuju editor. Setelah dilakukan pengecekan ulang dan tidak ada kesalahan lagi maka hasil karya media tersebut dapat langsung menuju produksi.
Presentasi Hasil Karya Peserta

Pada sesi pertanyaan, pertanyaan yang diajukan dari peserta cukup menarik mulai dari bagaimana cara memperoleh pendanaan dari sponsor hingga bagaimana agar suatu organisasi media bisa selalu produktif serta mengenai manajemen SDM. Pada akhir sekolah redaksi kali ini peserta diberikan tugas dalam kelompok untuk mengonsep suatu buletin dalam waktu 15 menit. Mayoritas karya dari peserta dinilai sudah cukup baik dan menunjukkan bahwa sesi sekolah redaksi sudah cukup optimal.

Sekolah Desain

Sekolah Desain CT ; Rifqi Ikhwanuddin
Materi kedua pada hari pertama adalah sekolah desain. Di sini peserta akan diberikan materi tentang bagaimana membuat sebuah tampilan media yang baik. Pembicara pada sesi ini adalah Rifqi Ikhwanuddin yang merupakan tim desain grafis dari Gadjah Mada Menghafal Qur’an (GMMQ). Aplikasi yang digunakan pada sesi ini adalah CorelDraw dan juga Adobe Photoshop.

Pada sesi ini peserta diberikan tutorial tentang pemilihan warna yang baik dalam sebuah desain media. Selain itu, pengaruh dari pemilihan warna dan juga font tulisan juga dijelaskan dengan sangat baik dan mudah dimengerti oleh peserta.

Sekolah Kepenulisan

Sekolah Kepenulisan CT ; Bpk, Yusuf Maulana
Materi ketiga dan sesi pertama untuk hari kedua. Sesi ini adalah tentang kepenulisan dan bagaimana menciptakan tulisan yang baik. Pembicara pada sesi ini adalah bapak Yusuf Maulana yang merupakan editor di majalah Pro-U, seorang konsultan penerbitan buku, dan juga penulis yang tulisannya sudah sering kita saksikan di media nasional seperti Kompas. Pada sesi ini Pak Yusuf mengatakan kalau beliau tidak ingin memberikan jurus-jurus menulis yang muluk namun di sini beliau memberikan hal yang paling penting tapi sering dilupakan oleh penulis kebanyakan yaitu motivasi untuk menulis.

Materi tentang motivasi dimulai, mengapa motivasi dalam menulis penting? Karena tulisan tanpa motivasi akan membuat kita merasa cepat bosan dan gagal. Selanjutnya yang dibutuhkan oleh calon penulis adalah perasaan gelisah, karena sesungguhnya calon penulis adalah orang beride atau orang yang gelisah.

Setelah itu Pak Yusuf juga memberikan materi tentang bagaimana memulai menjadi calon penulis mulai dari gabung ke komunitas, banyak membaca, hingga mengamati tulisan di media sehingga kita jadi mengerti tulisan seperti apa yang diinginkan media tersebut. Lalu menuju tips selanjutnya yaitu menyalin kembali buku berkesan yang pernah kita baca dengan tulisan tangan serta menandai kutipan-kutipan/quotes yang berkesan di buku.
Sesi Pertanyaan

Tiba di sesi pertanyaan, banyak sekali pertanyaan yang diajukan oleh peserta Sekolah Media. Mulai dari bagaimana cara mengatasi deadline, pentingnya pengaruh tulisan orang lain, hingga karakteristik tulisan yang diinginkan oleh media massa. Semua dijelaskan dengan mendalam oleh bapak Yusuf dan itu menandai berakhirnya sesi sekolah kepenulisan yang dikemas dengan sangat menarik dan mampu menimbulkan motivasi di benak peserta sekolah media CT.

Sekolah Multimedia

Sekolah Multimedia CT ; Abdullah Mujaddidi
Sesi terakhir dari Sekolah Media CT 2013 adalah sesi sekolah multimedia. Sesi terakhir ini diisi oleh founder UGM Solidarity dan mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM yaitu Abdullah Mujaddidi. Dalam sesi ini diajarkan tentang bagaimana membuat produk multimedia dalam hal ini video. Aplikasi yang digunakan pada sesi ini adalah Sony Vegas 10.

Dalam sesi ini peserta diberikan tutorial secara langsung tentang dasar-dasar editing video dan fitur-fitur apa saja yang dapat digunakan. Secara keseluruhan sesi ini dikemas dengan efektif sehingga peserta sudah mampu melakukan dasar-dasar editing video untuk dapat menghasilkan produk multimedia seperti profil dan sebagainya.
Praktek Editing Video



Secara keseluruhan acara, Sekolah Media Cendekia Teknika 2013 sudah berjalan dengan baik. Ditambah dengan dessert berupa es krim yang disediakan oleh panitia. Materi yang diberikan juga merupakan materi yang dibutuhkan oleh masing-masing kader media, meskipun tidak harus dikuasai semuanya namun setidaknya mengerti dasarnya seperti apa. Terima kasih kepada panitia #MediaCT 2011 yang sudah menyajikan acara ini sedemikian rupa, two thumbs up! J

Panitia #MediaCT 2011 yang kece :3

No comments:

Post a Comment