Tuesday, February 4, 2014

The Luckiest

Tulisan ini Terinspirasi oleh Lagu Ben Folds berjudul The Luckiest

bacalah tulisan ini jika dirinya sudah mulai bernyanyi



Kepalaku adalah sesuatu yang rumit, dan jarang yang mampu menerjemahkannya
Aku adalah orang yang tidak bisa memikirkan sesuatu denga n sederhana
Mungkin kenyataannya memeang seperti itu
Terkadang beberapa hal tidak sesederhana kelihatannya

Aku tidak tahu berapa tikungan yang aku ambil hingga aku berada di sini
Beberapa mungkin benar
Beberapa mungkin salah dan tidak sedikit berupa kebodohan
Tapi terkadang keduanya memang ada untuk dirayakan
Termasuk kamu.

Aku tak tahu di mana aku berada, ketika aku melihat cantiknya wajahmu untuk pertama kalinya,
Tidak sekalipun ada inginku, melihat wajahmu memenuhi setiap hariku
Lalu kemudian muncullah jika dan beberapa bagaimana

Bagaimana jika, aku terlahir sepuluh tahun lebih dulu
Dan tinggal di rumah tetap di depan rumahmu itu
Mungkin teras akan menjadi tempat favoritku
Untuk sekedar menyaksikan kamu melintas dengan sepeda kecilmu.

Bagaimana jika kamu mengenaliku sebagai kawan masa kecilmu
Jika aku adalah orang yang berada di sebelahmu setiap saat
Jika aku bisa menikmati senja denganmu setiap sore, setelah melintasi setengah kota
Dan Jika aku bisa mengungkapkan bagaimana aku bisa jatuh cinta padamu.

Aku tidak tahu, mungkin ini adalah cara yang aneh untuk memberitahumu
Jika kita memang ditakdirkan untuk bertemu
Dan mungkin ditakdirkan untuk bersama
Dan aku akan menjadi orang paling beruntung di dunia.

Biarkan kita berjalan bersama takdir,
Bersama waktu yang tidak mungkin mengkhianati untuk maju
Dan sekarang tinggal kita melaksanakan tugas saat ini
Tugasku untuk membuatmu bahagia, dan kamu untuk selalu bahagia
Karena aku orang paling beruntung di dunia.



P.S : Do You Believe in Destiny?



1 comment: